Friday, August 3, 2012
Saturday, July 14, 2012
Thursday, July 12, 2012
Pesan : Saatnya Menjadi Yang Pertama
Ada hal menarik ketika saya mengikuti Car
Friday yang diadakan Undip. Kegiatan ini diadakan minimal satu kali
dalam sebulan. Kegiatan yang cukup menyenangkan sih, karena selain “pembersihan
2 jam” lingkungan Undip dari asap kendaraan bermotor, juga ada pinjaman sepeda
gratis yang disediakan rektorat. Yaaaa,,,setidaknya untuk beberapa puluh orang
he,e,e, (Pak Sudharto, sepedanya kurang!! Saya engga dapat! T_T ).
Kebetulan.....
Cerita tentang kejujuran 3 (end)
“wahai ibu, aku tidak mau melakukan ketidakjujuran pada waktu ramai maupun sunyi. Aku yakin, Allah tetap selalu mengawasi apa yang kita lakukan setiap saat,”.. Adalah ucapan seorang gadis penjual susu yang tidak menyetujui kengininan ibunda tercinta ketika sang ibunda menyuruhnya untuk mencampur susu dengan air agar keuntungan berlipat. Kemudian..
Saturday, June 30, 2012
Sedekah Salim
Gradasi warna langit shubuh terlihat mengejar pagi, membawa suasana hangat bagi yang menikmatinya. Tetapi tidak dengan Salim, dia tampak terlihat murung sambil menyiapkan tas kecil yang sering dibawa untuk bepergian. Aisyah Isrinya menemani sambil membawa secangkir kopi panas dan pisang goreng hangat kesukaannya.
“Yakin sepagi ini mas? apa tidak
sarapan dulu?”
“Dijalan aja makannya” jawab
salim sambil menyiapkan sepatu yang akan dipakainya
“Apa harus ke Om lukman? Kita
masih bisa pinjam uang di tempat lain mas?”
Salim menarik nafas panjang,
tampak merasa bersalah belum bisa membahagiakan istrinya.
“maaf ya dek, tapi harus
kulakukan. Cuma beliau satu-satunya saudara kita di kota ini. Aku tidak
enakan sama warga, anisa juga mau masuk SD, kita juga belum melunasi kontrakan
selama tiga bulan dan harus dibayar lusa.”
Friday, March 9, 2012
Wednesday, January 4, 2012
Kado terindah
Sore itu sang surya sudah tampak menggeliat menururunkan radiasi sinarnya, langit mulai menutupi jubah birunya dengan selendang emas kekuningan, udara sepoi-sepoi menemani burung-burung walet yang tampak bermain-main bergerombol dengan sesamanya seakan-akan ingin membuatku yang sedang duduk di kamar ini iri dengan keceriaannya. Aku kembali menghadap ke meja belajarku untuk merapikan buku yang tadi sedikit berantakan. Sembari kurapikan buku-buku kuletakkan juga sebuah piagam tidak resmi di dinding kamarku. Piagam yang kudapatkan setelah aku mengikuti kegiatan kemuslimahan rohani Islam di kampusku hingga aku dinobatkan sebagai peserta paling semangat dan banyak tersenyum di kegiatan yang selesai satu hari yang lalu.”Piagam yang aneh” gumanku pelan. “tapi menarik juga. Setidaknya mbak-mbak panitia sangat tahu cara mengekspresikan rasa menghargai, dan menghormati, dan menyayangi orang lain terutama adek-adek yuniornya, dan setidaknya aku dan temen-temen peserta menikmati kegiatan ini” jawabku kepada diri sendiri.
Setelah kamar terihat rapi, aku bergegas menyiapkan peralatan mandi karena jam dinding sudah menunjukkan pukul empat lebih tiga puluh menit. “ wah aku harus segera. lima belas menit lagi pasti bakal ramai” fikirku. Baru saja aku keluar kamar seorang wanita sudah terburu-buru seakaan-akan ingin mendahuluiku.
Subscribe to:
Posts (Atom)






